Berita

Login Admin Hubungi

Kerendahan Hati Seorang Pemimpin

Kerendahan Hati Seorang Pemimpin


Kerendahan Hati Seorang Pemimpin

“Sebab itu ditanyakan pulalah kepada TUHAN: ‘Apa orang itu juga datang kemari?’ TUHAN menjawab: ‘Sesungguhnya ia bersembunyi di antara barang-barang’”
(1 Samuel 10:22).

Beberapa keledai milik Kish, ayah Saul, menghilang—sebuah kebetulan, bisa jadi. Lalu Saul dan seorang pembantunya melakukan operasi penyelamatan, mencari sampai jauh, namun tanpa hasil.

Ketika tiba di tanah Zuf, sampailah mereka ke kota di mana Samuel tinggal. “Mungkin ia dapat memberitahukan kepada kita tentang perjalanan yang kita tempuh ini” (1 Sam. 9:6), saran pembantu Saul. Sang tuan saat itu sedang tidak membawa sesuatu yang berharga untuk diberikan kepada Samuel, tapi pembantunya entah dari mana memiliki seperempat syikal perak. Ketika memasuki kota itu, mereka bertemu dengan beberapa orang gadis yang hendak menimba air, dan mendapat- kan informasi bahwa Samuel baru saja memasuki kota. Sungguh kebetulan!

Saat kedua pengembara ini memasuki kota, secara lebih kebetulan lagi mereka berjumpa dengan Samuel yang sedang berjalan menuju ke sebuah perjamuan. Samuel mengatakan bahwa keledai-keledai yang mereka cari telah ditemukan, dan ia mengundang keduanya ikut ke perjamuan. Esok paginya, sebelum Saul pulang ke rumahnya, secara tiba-tiba Samuel mengurapinya dengan minyak. Saul akan menjadi raja Israel yang pertama! Samuel lalu men- jelaskan bahwa di dekat kubur Rahel mereka akan bertemu dengan dua orang yang membawa kabar tentang ditemukannya keledai mereka yang hilang.

Samuel juga melihat bahwa di dekat pohon Ek di Tabor, mereka akan bertemu dengan tiga orang pria dan yang seorang akan memberi mereka dua buah roti. Dan ketika mereka mencapai Gibea, mereka akan bertemu dengan serombongan orang yang sedang mengalami kepenuhan seperti nabi. “Maka Roh TUHAN akan berkuasa atasmu; engkau akan kepenuhan bersama-sama dengan mereka” (1 Sam. 10:6). Dari sana Saul akan berhenti di Gilgal, di mana ia harus menunggu Samuel selama tujuh hari untuk mendapatkan petunjuk berikutnya.

Di kemudian hari di Mizpa, setelah kejadian-kejadian serba “kebetulan” itu, Samuel melakukan serangkaian kejadian lagi—yang berujung pada penunjukan Saul sebagai raja. Tetapi ketika Samuel hendak mengumumkan penunjukan itu, mereka kehilangan Saul, yang ternyata menyembunyikan diri.

Terkadang apa yang semula nampak seperti serangkaian kebetulan dapat berubah menjadi kejadian-kejadian yang telah direncanakan oleh Allah. Dan ketika kejadian-kejadian itu berkembang menjadi terpilihnya seorang pemimpin—yang bukan hanya terkejut karena kejadian-kejadian aneh itu namun sekaligus takut akan tanggung jawab yang menantinya sehingga ia bersembunyi (oh, betapa rendah hatinya para pemimpin yang baru terpilih itu!), kita boleh yakin bahwa pemeli

Hope Chanel Indonesia

TV Resmi GMAHK UIKB

Hope Chanel Indonesia.

Tonton Videonya

Wilayah UIKB

Map of SSD territories

Berita

Penyombong

Penyombong

“Karena tiga hal bumi gemetar, bahkan, k (Amsal 30:21).

Selama abad ke-13 Horatio Alger telah menulis 135 novel. Satu alur cerita yang menjadi hampir identik…


Baca Selengkapnya...

Ucapan yang Menyakitkan

Ucapan yang Menyakitkan

 “Orang yang menyanyikan nyanyian untuk orang yang kecewa adalah seperti orang yang menanggalkan baju di musim dingin, dan seperti cuka pada luka” ( Amsal 25:20 ).

Kehancuran Karena Dosa

Kehancuran Karena Dosa

“Padahal mereka menghadang darahnya sendiri dan mengintai nyawanya sendiri” (Amsal 1:18).

Salah satu tema besar di dalam kitab Amsal adalah…


Baca Selengkapnya...

Bimbingan Orang Tua

Bimbingan Orang Tua

“Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu, sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu”…


Baca Selengkapnya...
Lihat Semua Berita